SOSIALISASI KONSERVASI IN SITU IKAN LOKAL DI EKOWISATA SUNGAI MUDAL

Gambar
Konservasi In Situ Ikan Lokal bertujuan melindungi habitat asli dan keberlangsungan ikan lokal dari kepunahan melalui edukasi masyarakat, perlindungan habitat (sungai/danau), dan penegakan aturan penangkapan.   Kegiatan ini mencakup penebaran benih ( restocking ), domestikasi, serta pelibatan masyarakat lokal dalam pengawasan perairan.  Berikut adalah poin penting terkait sosialisasi konservasi  in situ  ikan lokal: Tujuan:   Melindungi jenis ikan yang terancam punah. Mempertahankan keanekaragaman jenis ikan lokal (endemik). Memelihara keseimbangan dan kemantapan ekosistem perairan. Memanfaatkan sumber daya ikan secara berkelanjutan untuk generasi mendatang.  Dari keempat tujuan diatas dapat kita simpulkan bahwa tujuan konservasi In Situ ikan Lokal adalah menumbuhkan kepedulian masyarakat, menjaga ekosistem perairan, serta memastikan keberlanjutan sumber daya ikan lokal asli.    Contoh Ikan Lokal yang Dilestarikan:  Ikan wader, nilem, t...

PEMBANGUNAN PANGGUNG SERBAGUNA DI AREA EKOWISATA SUNGAI MUDAL

Didalam program kerja organisasi Ekowisata Sungai Mudal, tercantum program kegiatan tahun 2022 berupa Pembangunan Panggung Serbaguna/ Panggung Amphytheater. Pembangunan panggung Amphytheater  dimaksud bertujuan untuk penyediaan tempat serbaguna yaitu: penampilan Kesenian, terutama kesenian tradisional dengan peserta anak-anak, Tari-tarian tradisional, seni musik akustik dll, tempat rapat, tempat upacara adat/ tradisi, bisa juga untuk tempat selfi rombongan, dan kegiatan lainnya. Panggung tersebut direncanakan dengan volume 7 x 17 meter, namun apabila setelah dalam pengerjaan bisa menambah volume, bahkan menjadi berkurang volumenya tidak akan menjadikan permasalahan, dan disamping panggung kedepan akan disiapkan tempat dengan volume lebih kurang 4 x 6 meter sebagai tempat untuk menaruh alat musik/ gamelan dan sarpras penunjang lainnya untuk kelengkapan kegiatan. Panggung dimaksud posisinya didepan tugu Ekowisata Sungai Mudal. Adapun material yang harus disiapkan adalah sebagai berikut: Batu kapur / Batako, Besi ulir, Semen, Batu Splite, Batu alam, paving block dan relief bertema alam sebagai background panggung. Dalam waktu dekat, pada bulan Mei panggung akan digunakan untuk acara ritual keagamaan Tri Buana Manggala Bhakti, yaitu kegiatan pra hari raya Waisak bagi Umat Budhis yaitu kegiatan dengan pesan-pesan sosial berupa : Pelepasan Satwa, Pelepasan Burung, Restocking Ikan di bantaran sungai Mudal, Penanaman Pohon Konservasi, yang semuanya punya arti bahwa kehidupan di dunia ini harus bersatu dengan alam, dengan mengedepankan pelestarian lingkungan hidup. Sebagai bentuk kepedulian/ toleransi pengelola Ekowisata Sungai Mudal kepada umat Budhis untuk melaksanakan kegiatan Tri Buana Manggala Bhakti. Dan sebagai bukti bahwa warga Kalurahan Jatimulyo selalu menjaga toleransi dalam menjalankan ibadah sesuai kepercayaan masing-masing. Target pembangunan panggung serbaguna sampai dengan bulan Mei sehubungan keterbatasan swadaya dana organisasi adalah (1) Talud / bangket depan dan (2) pemasangan lantai panggung dengan paving block, sedangkan untuk (3) relief background dan (4) pemasangan batu alam di talud depan (muka panggung) direncanakan dilaksanakan pada bulan Juni 2022, karena ada program yang sifatnya juga mendesak yaitu : penyediaan Outlet UMKM, pembangunan Toilet volume 5 petak/unit di sisi barat Pendopo Kuweni. Adapun desain sederhana panggung sebagai berikut:
Setelah Panggung jadi dengan volume 7 x 21 meter

Kiskendha Mrahaswara / Sendratari Kolosal  Sugriwa Subali


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BANTUAN BIBIT TANAMAN PANGAN SECARA SPONTANITAS KEPADA MASYARAKAT DI LINGKUNGAN ESM

MATA AIR MUDAL

SUASANA SABTU PAGI 21 MEI 2022 DI EKOWISATA SUNGAI MUDAL