KARYAWAN DESTINASI WISATA EKOWISATA SUNGAI MUDAL SEJAK 23-01-2021 MENJADI PESERTA BPJS KETENAGAKERJAAN
Sebuah ekowisata berlokasi di Kabupaten Kulon Progo, DIY. Tepatnya di wilayah Ped. Banyunganti dan Ped. Gunungkelir, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo. Daya Tarik wisata yang ada di Tempat Wisata ini adalah Air Terjun, Kolam Pemandian Alami, Camp Area, Pendopo untuk Pertemuan, Outbound, Sekolah Sungai, Kolam Anak2, Rappeling, Trekking Area. Sedang fasilitas yang tersedia al: Tempat Parkir, Musholla,Toilet, Gazebo, Kamar Ganti, Wiffi, Jalan ramah difabel, Panggung dan Warung makan.
Liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 bertepatan dengan libur akhir tahun bagi murid sekolahan yang ditetapkan mulai Tanggal 22 Desember sampai dengan tanggal 3 Januari 2026, dan awal pembelajaran pada semester genap Tahun Ajatan 2025/2026 dimulai pada Senin, 5 Januari 2026.
Untuk mempersiapkan pelayanan terhadap wisatawan dalam rangka liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, telah kami siapkan 2 (dua) lokasi parkir yaitu Parkir Gerbang-1 berupa parkir sepeda motor dan parkir mobil, Parkir Gerbang-2 berupa parkir sepeda motor, mobil dan parkir Bus menggunakan bahu jalan provinsi semuanya bisa berjalan sesuai petunjuk dari Polsek Girimulyo.
Di Ekowisata Sungai Mudal juga ada jasa ojek yang biasanya dengan tarif seiklasnya, Para wisatawan Lansia dan wisatawan yang takut kelelahan jalan kaki dari parkir gate-1 sampai pintu masuk loket-1 atau sebaliknya, akan menggunakan jasa ojek. Dan sering juga wisatawan dari parkir-2 menuju parkir-1 atau sebaliknya.
Tata kelola keamanan dan ketertiban pada liburan Nataru melibatkan / kolaborasi berbagai pihak untuk menciptakan suasana aman, nyaman dan membuat
kenangan bagi wisatawan. berikut beberapa yang dilaksanakan:
Melaksanakan patroli intensif di kawasan wisata untuk mencegah kejahatan, premanisme, dan gangguan keamanan dan ketertiban. Selain itu di Ekowisata Sungai Mudal posisi depan pintu masuk / Gerbang-2 ada Posko Kamtibmas dari Polsek Girimulyo, yang personilnya ditugaskan oleh Kapolsek Girimulyo untuk memantau dan membantu mengamankan destinasi wisata yang ada di kawasan Jatimulyo, yaitu Goa Kiskendo, Ekowisata Sungai Mudal, air Terjun Kembangsoka dan Air Terjun Kedung Pedut. Di liburan Nataru ini petugas dari Polsek Girimulyo selalu aktif melaksanakan tugasnya sejak tanggal 20 Desember sampai dengan tanggal 2 Januari 2026. Kegiatan patroli kamtibmas dari Polsek Girimulyo rutin dilaksanakan sebelum waktu musim liburan, semuanya ditempuh sebagai wujud slogan Pelayanan Polri yaitu "Profesional, Humanis dan Berkarakter"
Posko Pengamanan Libur Nataru di Ekowisata Sungai Mudal
Surat Edaran Nomor 500.13.1/5720 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Masyarakat Pada Liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Di Kabupaten Kulon Progo.
Tim monitoring dari Kapanewon Girimulyo menyampaikan Surat Edaran dimaksud sekalian melaksanakan monitoring persiapan destinasi wisata menghadapi liburan Nataru. Tim monitoring menyampaikan beberapa saran agar pengelola destinasi wisata selalu mengedepankan pelayanan prima pada wisatawan yang berkunjung ke Ekowisata Sungai Mudal, sehingga setelah pulang dari Ekowisata Sungai mudal akan menimbulkan sebuah kenangan yang baik, yang akhirnya kenangan yang baik tersebut akan berdampak pada peningkatan kunjungan baik wisatawan domestik maupun wisatawan manca negara. Dan pengelola Ekowisata Sungai Mudal agar mencermati dan melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan petunjuk yang tercantum di Surat Edaran Nomor : 500.13.1/5720.
Memastikan kesiapan fasilitas dan sarana keselamatan, memantau kapasitas kunjungan untuk mencegah penumpukan serta menerapkan standar CHSE. Melakukan sosialisasi tata tertib wisatawan dan mengoptimalkan kinerja Pokja Kamtibmas. Dan pokja Kamtibmas ESM selalu bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menangani permasalahan yang muncul.
Kegiatan rutin setiap pagi adalah briefing pagi sebelum melaksanakan kegiatan pelayanan terhadap wisatawan di lapangan, Briefing pagi biasanya disampaikan oleh ketua/ pengurus dan koordinator pengawas ESM. Tujuan briefing pagi adalah untuk menyampaikan : (1) persiapan dan pembagian tugas sebelum memulai sebuah pekerjaan; (2) Evaluasi kegiatan pelayanan terhadap wisatawan pada hari sebelumnya; (3) Penyampaian permasalahan yang ada di lapangan, misal: kerusakan sarpras, hal-hal yang dapat menimbulkan kerawanan bagi wisatawan, dll; (4) Penyampaian himbauan dari pemerintah. Pada briefing pagi Tgl 25 Desember 2024 setelah briefing pertama disampaikan oleh Ketua 2 dan briefing kedua oleh Penasihat ESM Bpk. Drs. Krissutanto, beliau menyampaikan agar semua personil ESM: (1) Selalu meningkatkan pelayanan prima kepada pengunjung terutama penerapan sapta pesona, intinya Senyum, Salam dan Sapa; (2) Peningkatan Atraksi wisata di area ESM, misal: Pemanfaatan panggung amphytheater untuk tampilan kesenian dan peningkatan kegiatan tamanisasi dan pembenahan sarpras yang rusak terutama aksesibilitas di area ESM agar pengunjung merasa aman, nyaman dan punya kenangan baik ketika berkunjung di ESM, dll; (3) Kekompakan dan guyup-rukun pengelola dengan pemilik lahan selalu diutamakan agar destinasi wisata Ekowisata Sungai Mudal akan mudah untuk mencapai tujuan; (4) Penyampaian himbauan kepada pengunjung agar menaati peraturan yang telah ditetapkan, misal: pengunjung tidak membuang sampah di bantaran sungai, pengunjung selalu berhati-hati karena jalan menanjak/ menurun, dll dan (5) Organisasi Ekowisata Sungai Mudal harus selalu berpegang teguh pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang telah ditetapkan, yang setiap tahunnya selalu dilaksanakan review AD/ART.
Dinas Pariwisata menyampaikan bahwa liburan Nataru kunjungan wisatawan akan meningkat, dengan meningkatnya kunjungan wisatawan harus diimbangi pelayanan yang prima terhadap wisatawan, terutama penerapan Sapta Pesona yang merupakan pra-sayarat apabila destinasi wisata ingin dikenang oleh wisatawan, dengan harapan wisatawan untuk datang kembali mengajak teman dan keluarganya.
Sementara itu Tim PKBL dari PT PLN (Persero) UP3 Yogyakarta menyarankan agar ESM lebih berbenah pada sarpras keselamatan pengunjung, misal; (1) pembenahan jalan setapak agar tidak licin dan pembenahan jembatan apabila ada papan yang sudah lapuk untuk diganti sehingga pengunjung akan nyaman; (2) Tamanisasi dimulai di area pintu masuk, sehingga tamanisasi tersebut merupakan kesan pertama ketika wisatawan berkunjung, yang kedepannya program tamanisasi bisa menjangkau seluruh area destinasi wisata; (3) Mengingat libur Nataru bertepatan dengan musim hujan, agar pengelola selalu waspada terhadap debit air yang tiba-tiba menjadi tinggi, sehingga perlu pengawasan di hulu dan bantaran sungai; (4) Optimalisasi fungsi rambu-rambu / petunjuk arah, apabila ada yang rusak untuk diganti.
Di rest area posisi dibawah tebing mudal terdapat banyak gazebo, pendopo, area lapang dan panggung amphytheater, yang dapat dimanfaatkan untuk rest area bagi wisatawan yang berkunjung. Tempat ibadah terdapat di beberapa titik, di parkir bawah ada 2 mushola yaitu di warung Ismadi dan warung Suyami. Diarea atas ada 1 mushola (Mushola Tombo Ati). Ketersediaan toilet tersedia dibeberapa titik yaitu: (1) Warung Suyami, (2) Warung Iswandi, (3) Warung Tumiyati, (4) Warung Genduk Purwanti, (5) Warung Sutriah, (6) Warung Setiti, (7) warung Kelik Endro, (8) Warung Sri Utami, (9) Warung Kopi Mego, (10) Parkir atas dan (11) Toilet di rest area.
Untuk kelengkapan sarana dan prasarana pada Tahun 2026 akan dilaksanakan pembangunan Toilet, Kamar Bilas/ Water Heater, Kamar Ganti, rehab Gazebo, rehab Pendopo dan penataan tepi bantaran sungai.
Dan kegiatan untuk mendukung keindahan di area destinasi wisata mulai dilaksanakan kegiatan tamanisasi, berupa pembuatan gapura lengkung utuk gantungan pot bunga, rak taman bunga dan penanaman anggrek dan tanaman jenis paku-pakuan di pohon pakis yang ada di area wisata yang jumlahnya lebih dari 50 batang. Di area taman juga telah dilestarikan tanaman endemik lokal yaitu tanaman Pakis dan tembelekan (Lantana). Pakis dan Lantana merupakan jenis tanaman endemik lokal yang menjadi unggulan Ekowisata Sungai Mudal.
Segenap pengelola destinasi wisata Ekowisata Sungai Mudal mengucapkan : "SELAMAT TAHUN BARU 2026, DALAM RANGKA MEWUJUDKAN SEBUAH TUJUAN MARI KITA MELANGKAH DENGAN HARAPAN DAN KEYAKINAN"
Suasana liburan Tahun Baru hari pertama, 1 Januari 2026, pagi hari sampai dengan siang cuaca cerah, pukul 14.00 sampai dengan sore agak mendung. Dari pagi kunjungan wisatawan mengalir tanpa henti, sehingga pengelola menerapkan sistem buka-tutup, apabila daya tampung kendaraan di parkir gate-2 sudah penuh maka parkir kendaraan diarahkan ke parkir gate-1 atau sebaliknya, sehingga informasi dari petugas parkir terhadap kondisi parkir antara parkir gate-1 dan parkir gate-2 selalu tukar informasi. Dan apabila kondisi dua lokasi parkir penuh semua wisatawan diharap sabar menunggu atau bisa ke destinasi wisata terdekat yaitu Kembangsoka, Kedung Pedut atau Gunung Gajah. Jam buka loket tiket masuk juga diperpanjang sampai pukul 15.30, sehingga tutup operasional wisata juga diundur sampai pukul 16.30 WIB. Jumlah kunjungan sampai loket tiket masuk tutup 1602 orang.
Jumlah kunjungan wisatawan selama libur Nataru adalah sebagai berikut:
https://docs.google.com/spreadsheets/d/1jMjwkmoSuw3F4k_DM-H9okf1DxBimwvXlmGPjlPqYOE/edit?usp=sharing
Suasana liburan di Ekowisata Sungai Mudal pada Tanggal 22, 24, 25, 26, 28, 30, 31 Desember 2025, 1 2 & 3 Januari 2026 dapat dilihat pada video berikut:
Komentar
Posting Komentar
Silahkan berikan komentar Anda mengenai artikel / postingan di atas