PROGRAM TAMANISASI DI AREA DESTINASI EKOWISATA SUNGAI MUDAL


Program tamanisasi di area Ekowisata Sungai Mudal telah dilaksanakan sejak destinasi wisata berdiri yaitu sejak tahun 2015. Kegiatan tamanisasi dioptimalkan pada lokasi :

  1. Lingkungan terutama di kanan kiri jalan menuju destinasi wisata
  2. Area parkir Gerbang-1 dan Gerbang-2, jadi di area parkir perlu penataan kondisi parkir dan dan tamanisasi, karena parkir adalah kesan pertama dari kunjunganwisatawan.
  3. Area bantaran Sungai Mudal, lokasi ini juga sangat menentukan bahwa wisatawan itu akan tertarik berkunjung lagi atau tidak, karena ESM adalah termasuk dalam kategori wisata tirta lainnya, sehingga perlu pengoptimalan untuk tamanisasi di area bantaran sungai.
  4. Rest Area, di lokasi ini adalah sebuah tempat wisatawan untuk santai, beristirahat, dan melepas penat disela kesibukannya. Sehingga perlu sekali di Rest Area adanya penataan taman yang lebih menarik lagi bagi wisatawan. Seperti kita ketahui bahwa di Rest Area pengelola  telah menyiapkan beberapa gazebo, 2 pendopo, area lapang, panggung amphitheater, tempat duduk, perpustakaan,  toilet/ kamar mandi, mushola dan di area tersebut terdapat kolam pemandian alami (2 unit) dan kolam anak-anak (2 unit).
  5. Dalam rencana akan dibuatkan tempat khusus aquarium untuk memelihara jenis ikan endemik lokal.
  6. Juga akan dibangun spot selfi di area bantaran sungai, air mancur di posisi tertentu dan patung yang menjadi ciri khas destinasi wisata ESM.
  7. Kedepannya tujuan utama  program tamanisasi  adalah terwujudnya "Oxigen Park" di area Ekowisata Sungai Mudal. 

Kedepan pengelola telah menyiapkan beberapa kegiatan terkait penataan taman di area ESM, yang sudah terlaksana antara lain: taman dari jenis tanaman endemik lokal yaitu: Taman Lantana, Taman Pakis, dan selanjutnya juga sudah ada jenis  paku-pakuan dan anggrek lokal yang rencana kedepannya akan ditempel di pohon mahoni dan pohon pakis yang jumlahnya lebih dari 60 pohon. Semoga tanaman endemik lokal ini tetap lestari di area destinasi wisata Ekowisata Sungai Mudal.

Sebagai gambaran rencana aksi tamanisasi di area Ekowisata Sungai Mudal akan mengacu pada paparan berikut :

Program tamanisasi di destinasi wisata adalah upaya penataan, penanaman tanaman hias, penghijauan, dan pembuatan taman tematik di area wisata untuk meningkatkan estetika, kenyamanan, serta keberlanjutan lingkungan. Program ini bertujuan mengubah lahan kosong atau area tandus menjadi ruang hijau yang menarik, instagramable, dan fungsional, terutama untuk mendukung pengembangan desa wisata dan ekowisata. 

Berikut adalah poin-poin penting terkait program tamanisasi di destinasi wisata:

Tujuan dan Manfaat Tamanisasi

    1. Meningkatkan Estetika (Daya Tarik Visual): Membuat destinasi terlihat lebih asri, rapi, dan enak dipandang (instagramable), yang sangat menarik minat wisatawan anak muda.
    2. Peningkatan Kualitas Lingkungan: Tanaman berfungsi sebagai 'paru-paru' yang menyerap karbondioksida (CO2), memproduksi oksigen, menurunkan suhu, dan menjadi area resapan air.
    3. Fasilitas Edukasi dan Rekreasi: Taman dapat menjadi tempat rekreasi keluarga yang santai, sekaligus ruang edukasi tentang lingkungan.
    4. Pemberdayaan Masyarakat: Melibatkan warga lokal dalam perencanaan, penanaman, dan pemeliharaan taman, sehingga meningkatkan kepedulian terhadap potensi wisata setempat.
    5. Rehabilitasi Lahan: Mengubah lahan tandus atau tidak terpakai menjadi ruang terbuka hijau yang bermanfaat.  

Komponen Utama Program

    1. Pemilihan Jenis Tanaman: Menyesuaikan jenis tanaman dengan kondisi lahan (tandus atau subur) agar perawatan lebih mudah dan taman tetap hijau.
    2. Pembuatan Spot Foto: Membangun titik-titik ikonik yang instagramable dalam taman untuk meningkatkan promosi melalui media sosial.
    3. Infrastruktur Pendukung: Penataan jalan setapak, tempat sampah, dan fasilitas umum lainnya untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan.
    4. Pelatihan Masyarakat: Memberikan pendampingan kepada pengelola lokal mengenai teknik penanaman dan pemeliharaan taman secara berkelanjutan. 

 

Taman Lantana yang merupakan jenis tanaman endemik lokal

Tanaman Pakis yang merupakan jenis tanaman endemik lokal juga 


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BANTUAN BIBIT TANAMAN PANGAN SECARA SPONTANITAS KEPADA MASYARAKAT DI LINGKUNGAN ESM

MATA AIR MUDAL

SUASANA SABTU PAGI 21 MEI 2022 DI EKOWISATA SUNGAI MUDAL