Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2020

KUNJUNGAN KERJA DEPUTI SDM DAN TI KEMENTERIAN BUMN DI EKOWISATA SUNGAI MUDAL

Gambar
Kunjungan kerja Deputi Sumber Daya Manusia dan Teknologi Informasi Kementerian BUMN Bapak  Tedi Bharata, beserta Tim kedeputian yaitu:  Bpk. Erick Taufan (TJSL)  Bpk. Faishal Sandy (SDM)  Bpk. Deni Setiawan (IT)  Ibu Septiana(TJSL)  Diikuti dari Tim dari PT. PLN (Persero) yaitu:  Bpk. Irwanshah Putra, GM DIY  Ibu Endah Yuliati, SRM Keuangan  Bpk. M. Fatkhul Hakim, SRM Ren  Bpk. Ahmad Muustaqir, Manager UP3 Yogyakarta &  Anggota Tim Kunjungan Kerja.  Dihadiri oleh tamu undangan :  Panewu Girimulyo  Lurah Jatimulyo yang diwakili oleh Carik Jatimulyo  Pelaku usaha / UMKM di area Ekowisata Sungai Mudal dan  Pengurus dan anggota organisasi Ekowisata Sungai Mudal  Setelah acara dibuka oleh pembawa acara disampaikan ucapan selamat datang dan laporan oleh ketua organisasi Ekowisata Sungai Mudal (Rudi Hastaryo). Ketua organisasi melaporkan bahwa PT PLN (Persero) dengan program bina lingkungan / PLN Peduli telah membina Ekowisata Sungai Mudal sejak Tahun 2016,  Peran BUMN dalam hal ini PT PL

BANSOS PEMBAGIAN MASKER KEPADA MASYARAKAT DAN PELAKU PERJALANAN DAN LAMPU SENTER KEPADA POSKO SIAGA COVID-19

Gambar
BAKTI SOSIAL  PEMBAGIAN MASKER KEPADA MASYARAKAT DAN PELAKU PERJALANAN DAN LAMPU SENTER KEPADA POSKO SIAGA COVID-19 ORGANISASI EKOWISATA SUNGAI MUDAL INGIN IKUT PEDULI KEPADA LINGKUNGAN DAN IKUT ANTISIPASI DAN PENCEGAHAN PENYEBARAN VIRUS CORONA (COVID-19) Kegiatan Bakti Sosial Organisasi Ekowisata Sungai Mudal yang sudah dilaksanakan selama pandemi Virus Corona (COVID-19) di Indonesia, adalah Pemasangan Tempat Cuci Tangan dengan Sabun di area Ekowisata Sungai Mudal dan Penyemprotan disinfektan di area Ekowisata Sungai Mudal dan Rumah Masyarakat Pedukuhan Banyunganti.  Berdasarkan musyawarah Organisasi ESM kegiatan Baksos agar dilanjutkan dengan pemberian masker sumber dana dari Organisasi ESM kepada Masyarakat dan Pelaku  Perjalanan. Kegiatan Baksos dilaksanakan pada Tanggal 14 April 2020 bertempat di Simpang Tiga barat Goa Kiskendo, dengan jumlah masker kain 262 lembar/buah. pelaksanaan sampai dengan pukul 14.30 WIB. Kegiatan selanjutnya adalah bantuan lampu senter kepada Po

PENGADAAN DISINFEKTAN DAN KARYA BAKTI PENYEMPROTAN DISINFEKTAN DI AREA EKOWISATA SUNGAI MUDAL DAN RUMAH MASYARAKAT PEDUKUHAN BANYUNGANTI

Gambar
PENGADAAN   DISINFEKTAN   DAN   KARYA  BAKTI PENYEMPROTAN DISINFEKTAN DI AREA EKOWISATA SUNGAI M UDAL  DAN RUMAH  MASYARAKAT   PEDUKUHAN BANYUNGANTI Dengan berdirinya Ekowisata Sungai Mudal sejak 28 Februari 2015, dari dana yang terkumpul dari tiket masuk, Wahana, Kemping dan lain-lain. 10 % dari pendapatan Netto ditabung didalam rekening Sosial. Rekening Sosial dimaksud dipergunakan untuk antara lain: 1. Santunan Anak Yatim/Piatu; 2. Santunan Lansia; 3. Santunan Orang Sakit; 4. Bansos Tempat Ibadah; 5. Bantuan Kegiatan Bersih Dusun; 6. Bantuan Acara Tingkat Desa; 7. Sumbangan 17an; 8. Bantuan Bencana; 9. Bantuan Pembangunan Lingkungan 10. Bantuan sekedarnya pada Kegiatan Bedah Rumah; 11. Santunan Kecelakaan Kerja dan Kecelakaan Wisatawan. 12. Dan lain-lain. Pada wabah/pandemi virus Corona (COVID-19) saat ini Organisasi Ekowisata Sungai Mudal telah menyisihkan sebagian dana sosial yang ada untuk antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid-19. Bakti So

PENGADAAN TEMPAT CUCI TANGAN UNTUK WISATAWAN

Gambar
PENGADAAN DAN PEMASANGAN TEMPAT CUCI TANGAN Dalam rangka mengkampanyekan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) & Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS)  serta antisipasi dan pencegahan penyebaran virus Corona (COVID-19) yang pada saat ini baru menjadi bencana/ wabah/ pandemi di seluruh wilayah di Indonesia bahkan Dunia. Organisasi Ekowisata Sungai Mudal, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo  berupaya dan berusaha untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran COVID-19 salah satunya dengan cara pengadaan tempat cuci tangan dengan sabun di area Ekowisata Sungai Mudal. Dan tempat cuci tangan dari gerabah tersebut ditempatkan di pintu masuk wisata dengan harapan apabila ada wisatawan baik wisatawan manca negara maupun wisatawan nusantara / lokal diwajibkan untuk cuci tangan terlebih dahulu, setelah itu baru bisa beli tiket masuk wisata. Dengan diterapkannya wisatawan harus cuci tangan dengan sabun  maka bisa meminimalisir penularan virus / bakteri yang menempel di t