Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2020

SOSIALISASI KONSERVASI IN SITU IKAN LOKAL DI EKOWISATA SUNGAI MUDAL

Gambar
Konservasi In Situ Ikan Lokal bertujuan melindungi habitat asli dan keberlangsungan ikan lokal dari kepunahan melalui edukasi masyarakat, perlindungan habitat (sungai/ perairan), dan penegakan aturan penangkapan.   Kegiatan ini mencakup penebaran benih ( restocking ), domestikasi, serta pelibatan masyarakat lokal dalam pengawasan perairan.  Berikut adalah poin penting terkait sosialisasi konservasi  in situ  ikan lokal: Tujuan:   Melindungi jenis ikan yang terancam punah. Mempertahankan keanekaragaman jenis ikan lokal (endemik). Memelihara keseimbangan dan kemantapan ekosistem perairan. Memanfaatkan sumber daya ikan secara berkelanjutan untuk generasi mendatang.  Dari keempat tujuan diatas dapat kita simpulkan bahwa tujuan konservasi In Situ ikan Lokal adalah menumbuhkan kepedulian masyarakat, menjaga ekosistem perairan, serta memastikan keberlanjutan sumber daya ikan lokal asli.    Contoh Ikan Lokal yang Dilestarikan:  Ikan wader, nile...

BANSOS PEMBAGIAN MASKER KEPADA MASYARAKAT DAN PELAKU PERJALANAN DAN LAMPU SENTER KEPADA POSKO SIAGA COVID-19

Gambar
BAKTI SOSIAL  PEMBAGIAN MASKER KEPADA MASYARAKAT DAN PELAKU PERJALANAN DAN LAMPU SENTER KEPADA POSKO SIAGA COVID-19 ORGANISASI EKOWISATA SUNGAI MUDAL INGIN IKUT PEDULI KEPADA LINGKUNGAN DAN IKUT ANTISIPASI DAN PENCEGAHAN PENYEBARAN VIRUS CORONA (COVID-19) Kegiatan Bakti Sosial Organisasi Ekowisata Sungai Mudal yang sudah dilaksanakan selama pandemi Virus Corona (COVID-19) di Indonesia, adalah Pemasangan Tempat Cuci Tangan dengan Sabun di area Ekowisata Sungai Mudal dan Penyemprotan disinfektan di area Ekowisata Sungai Mudal dan Rumah Masyarakat Pedukuhan Banyunganti.  Berdasarkan musyawarah Organisasi ESM kegiatan Baksos agar dilanjutkan dengan pemberian masker sumber dana dari Organisasi ESM kepada Masyarakat dan Pelaku  Perjalanan. Kegiatan Baksos dilaksanakan pada Tanggal 14 April 2020 bertempat di Simpang Tiga barat Goa Kiskendo, dengan jumlah masker kain 262 lembar/buah. pelaksanaan sampai dengan pukul 14.30 WIB. Kegiatan selanjutnya adalah bantuan lampu se...

PENGADAAN DISINFEKTAN DAN KARYA BAKTI PENYEMPROTAN DISINFEKTAN DI AREA EKOWISATA SUNGAI MUDAL DAN RUMAH MASYARAKAT PEDUKUHAN BANYUNGANTI

Gambar
PENGADAAN   DISINFEKTAN   DAN   KARYA  BAKTI PENYEMPROTAN DISINFEKTAN DI AREA EKOWISATA SUNGAI M UDAL  DAN RUMAH  MASYARAKAT   PEDUKUHAN BANYUNGANTI Dengan berdirinya Ekowisata Sungai Mudal sejak 28 Februari 2015, dari dana yang terkumpul dari tiket masuk, Wahana, Kemping dan lain-lain. 10 % dari pendapatan Netto ditabung didalam rekening Sosial. Rekening Sosial dimaksud dipergunakan untuk antara lain: 1. Santunan Anak Yatim/Piatu; 2. Santunan Lansia; 3. Santunan Orang Sakit; 4. Bansos Tempat Ibadah; 5. Bantuan Kegiatan Bersih Dusun; 6. Bantuan Acara Tingkat Desa; 7. Sumbangan 17an; 8. Bantuan Bencana; 9. Bantuan Pembangunan Lingkungan 10. Bantuan sekedarnya pada Kegiatan Bedah Rumah; 11. Santunan Kecelakaan Kerja dan Kecelakaan Wisatawan. 12. Dan lain-lain. Pada wabah/pandemi virus Corona (COVID-19) saat ini Organisasi Ekowisata Sungai Mudal telah menyisihkan sebagian dana sosial yang ada untuk a...

PENGADAAN TEMPAT CUCI TANGAN UNTUK WISATAWAN

Gambar
PENGADAAN DAN PEMASANGAN TEMPAT CUCI TANGAN Dalam rangka mengkampanyekan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) & Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS)  serta antisipasi dan pencegahan penyebaran virus Corona (COVID-19) yang pada saat ini baru menjadi bencana/ wabah/ pandemi di seluruh wilayah di Indonesia bahkan Dunia. Organisasi Ekowisata Sungai Mudal, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo  berupaya dan berusaha untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran COVID-19 salah satunya dengan cara pengadaan tempat cuci tangan dengan sabun di area Ekowisata Sungai Mudal. Dan tempat cuci tangan dari gerabah tersebut ditempatkan di pintu masuk wisata dengan harapan apabila ada wisatawan baik wisatawan manca negara maupun wisatawan nusantara / lokal diwajibkan untuk cuci tangan terlebih dahulu, setelah itu baru bisa beli tiket masuk wisata. Dengan diterapkannya wisatawan harus cuci tangan dengan sabun  maka bisa meminimalisir penularan virus / bakteri yang...