KARYAWAN DESTINASI WISATA EKOWISATA SUNGAI MUDAL SEJAK 23-01-2021 MENJADI PESERTA BPJS KETENAGAKERJAAN

Gambar
  [ Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan wajib bagi pekerja (Penerima Upah/ PPU, Bukan Penerima Upah/ (BPU,  Pekerja Migran, Jasa Konstruksi) untuk memberikan perlindungan jaminan sosial. Pendaftaran dilakukan secara daring/ luring, dengan iuran dibayar berdasarkan kategori pekerjaan (perusahaan atau mandiri) untuk manfaat JKK, JKM, JHT, dan JKP. Jenis Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan : Penerima Upah (PU/ PPU) : Pekerja kantoran, buruh pabrik, ASN, yang menerima gaji dari pemberi kerja. Bukan Penerima Upah (BPU/ Mandiri) : Freelancer, ojol, pedagang, petani, nelayan, pekerja seni, penyadap kelapa/ penderes, dll Pekerja Migran Indonesia (PMI) : WNI yang bekerja di luar negeri, Jasa Konstruksi (Jakon) : Pekerja harian lepas/ borongan di sektor konstruksi.   Syarat Umum : Usia minimal 15 tahun (atau 13-15 tahun untuk pekerjaan ringan dengan syarat tertentu). Usia maksimal BPU adalah 65 tahun.  Program Utama : JKK (Janinan Kecelakaan Kerja) : Perlindungan risiko kecelakaa...

PEMBANGUNAN GAPURA PINTU MASUK

PEMBANGUNAN GAPURA PINTU MASUK


Gapura adalah suatu stuktur yang merupakan pintu masuk atau gerbang ke suatu kawasan. Gapura juga sering diartikan sebagai pintu gerbang. Dalam bidang arsitektur gapura sering disebut dengan entrance, namun entrance itu sendiri tidak bisa diartikan sebagai gapura. Simbol yang dimaksud disini bisa juga diartikan sebuah ikon di suatu wilayah atau area. Secara hirarki sebuah gapura bisa disebut sebagai ikon karena gapura itu sendiri lebih sering menjadi komponen pertama yang dilihat ketika kita memasuki suatu wilayah.

Gapura sebagai penanda dapat dilihat dari tulisan pada gapura (gerbang), misalnya SELAMAT DATANG  yang memiliki makna bahwa hal tersebut merupakan penyambutan bagi kita yang melintasi atau memasuki kawasan tersebut.
 Mengingat sangat pentingnya keberadaan Gapura Selamat Datang dimaksud pada Tahun 2017 ini telah terbangun gapura Selamat Datang melalui Swadaya Masyarakat dengan bentuk sederhana model Mojopahitan, yang mana di gapura tersebut terdapat beberapa simbul antara lain : Relung daun dengan maksud agar Ekowisata Mudal dapat sebagai pelopor Pelestarian Lingkungan di sekitarnya, dan simbul Gelung bermakna bahwa Ekowisata Sungai Mudal senantiasa selalu dapat bersolek dan berbenah diri mengikuti perkembangan pariwisata pada saat ini.



Dengan harapan setelah terbangunnya Gapura Selamat Datang ini para pengunjung Ekowisata Sungai Mudal dari arah jalan provinsi dengan mudah melihat penanda berupa gapura Selamat Datang. Untuk program Tahun 2018 direncanakan akan dibangun Gapura Selamat Datang di pintu masuk sebelah atas (dari arah pasar Cublak dan Purworejo)

Komentar

  1. Jalan masuk ke lokasi wisata keliharannya kurang lebar

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan berikan komentar Anda mengenai artikel / postingan di atas

Postingan populer dari blog ini

BANTUAN BIBIT TANAMAN PANGAN SECARA SPONTANITAS KEPADA MASYARAKAT DI LINGKUNGAN ESM

Mata air Mudal

SUASANA SABTU PAGI 21 MEI 2022 DI EKOWISATA SUNGAI MUDAL