MATA AIR MUDAL 03/12/2016
Kondisi Mata Air Mudal Terkini 28/02/2026
Mataair/ Tuk Mudal adalah sebuah mataair dengan debit terbesar di Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo. Terletak di antara / perbatasan Padukuhan Gunungkelir, RT.025, RW.006 dan Padukuhan Banyunganti, RT. 23, RW.05, dengan Titik Koordinat Lat -7.76181 Long 110.115677 dan elevasi GPS 685 mdpl. Dari sumber air mata air/tuk Mudal tersebut sebagian warga Padukuhan Banyunganti, Gunungkelir dan Sokomoyo memanfaatkan airnya untuk kebutuhan air bersih masyarakat. Sehingga mata air tersebut harus dijaga kelestariannya. Dengan adanya mata air inilah pengelola Ekowisata Sungai Mudal memulai kegiatannya. Berawal dari gerakan kebersihan bantaran sungai yang diadakan oleh masyarakat Pedukuhan Banyunganti lingkup RW.05. Selain itu masyarakat Pedukuhan Banyunganti sadar bahwa di bawah aliran sungai mudal terdapat 2 (dua) destinasi wisata yaitu destinasi wisata Air Terjun Kembang Soka di Padukuhan Gunungkelir dan destinasi wisata Air Terjun Kedung Pedut di Padukuhan Kembang, yang semuanya merupakan wisata alam dalam kategori wisata tirta lainnya. Yang pergerakan pembukaan destinasi wisata dimulai dari program Camat Girimulyo ( Bapak Purwono, S.Sos) yang sangat inovatif yaitu Program "BEDAH POTENSI" yang bertujuan untuk membuka dan memunculkan/ mengelola semua potensi yang ada di kecamatan Girimulyo yaitu: destinasi wisata, produk kerajinan rakyat/ kearifan lokal dan produk UMKM. Dari program Bedah Potensi tersebut diawali dengan pembukaan destinasi wisata baru yaitu Grojogan Sewu, di Padukuhan Beteng. Dengan program yang diluncurkan Camat Girimulyo masyarakat Banyunganti menjadi sadar dan peduli akan kebersihan sungai dengan mengembangkan perilaku tidak membuang sampah dan tidak Buang Air Besar di aliran Sungai Mudal untuk menuju PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat). Setelah bantaran aliran sungai mudal bersih dan terlihat indah maka ada keinginan dari masyarakat agar dari posisi hulu (mata air mudal) dan dilingkungannya untuk dikelola menjadi salah satu destnasi wisata yang menarik dengan mengutamakan aspek pelestarian lingkungan yaitu pelestarian mata air mudal, konservasi alam dan pelestarian flora dan fauna lokal. Harapan kedepan dari sumber air ini dapat menghidupkan sendi-sendi perekonomian di Kalurahan Jatimulyo melalui turunan kegiatan dari sumber air yaitu : (1) Olahraga (kolam renang) mengingat di Kalurahan Jatimulyo terdapat sekolahan yang mewajibkan pelajaran renang namun kolam renang satupun belum ada di Kalurahan Jatimulyo, dan untuk sementara giat tersebut dapat dilaksanakan di kolam pemandian alami; (2) Kelistrikan (Pembangkit listrik tenaga picohydro) untuk sarana pembelajaran /eduwisata; (3) Sarana Air Bersih ( pengelolaan air minum masyarakat dengan biaya yang murah ); (4) Perikanan (dengan melimpahnya sumber air dapat dikembangkan menjadi usaha perikanan darat di lingkungan ekowisata sungai mudal ); (5) Manca Krida/ outbound ( dapat dikembangkan untuk kegiatan permainan outbound antara lain : Canyoning, rappelling, trakking, dll ); (6) Sekolah Sungai ( Tempat pembelajaran cinta lingkungan ). Destinasi wisata Ekowisata Sungai Mudal adalah sebuah tempat wisata yang berbasis kelestarian lingkungan. Selain itu pengelola selalu berpegang teguh pada 5 (lima) Prinsip Ekowisata yaitu: (1) Prinsip Konservasi lingkungan; (2) Prinsip Partisipasi Masyarakat; (3) Prinsip Pemberdayaan/ Edukasi; (4) Prinsip Preservasi Budaya dan Kearifan Lokal; dan (5) Prinsip Ekonomi Pariwisata. Dengan harapan yang besar setelah Ekowisata Sungai Mudal berdiri kesejahteraan masyarakat akan meningkat, melalui: (1) Peran serta masyarakat; (2) Akan menginisiasi UMKM/ warung makan akan bermunculan; (3) Akan bertumbuhan sarana dan prasarana penunjang wisata misal; warung makan, jasa angkutan, penginapan; (4) Menginisiasi tempat lain untuk membuka destinasi wisata serupa. Setelah kesejahteraan meningkat bisa kita artikan bahwa Sungai/ mata air / Tuk Mudal yang semula berarti "Banyu Medal" / Mubal (keluar) dari sumbernya, namun juga bisa kita artikan Tuk Mudal/ Mataair Mudal berarti sebagai berikut Tuk/ Mataair berarti Sumber Air dan Mudal bermakna Metu Pamedal (keluar pendapatan (rezeki). Secara detail Mataair Mudal bisa kita maknai bahwa Sungai Mudal sebagai salah satu unsur yang menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat, lebih-lebih yang terlibat dalam pengelolaannya dan masyarakat yang terinisiasi membuka usaha, misalnya warung makan, penginapan, jasa angkutan, dan-lain. Semoga cita-cita pengelola destinasi wisata Ekowisata Sungai Mudal akan dikabulkan Allah SWT, Aamiin.... Aamiin...... Aamiin.... YRA.
Suasana bantaran Sungai Mudal dari posisi hilir (kolam pemandian lokasi-1)
sampai posisi hulu (Mata Air Mudal/ Tuk mudal/ Goa Mudal)
Apakah bus wisata kapasitas 60 tempat duduk dapat mencapai tujuan wisata tersebut?
BalasHapusuntuk bus kapasitas 60 belum berani, max kapasitas 41
BalasHapusdimana saya bisa bertanya lebih banyak tentang sumber mata air mudal ini, jika saya ingin melakukan penelitian terkait konservasi tanah dan air?
BalasHapusSilahkan mengajukan permohonan melaksanakan penelitian yang ditujukan kepada ketua organisasi Ekowisata Sungai Mudal
BalasHapus