PROGRAM TAMANISASI DI AREA DESTINASI EKOWISATA SUNGAI MUDAL

Gambar
Program tamanisasi di area Ekowisata Sungai Mudal telah dilaksanakan sejak destinasi wisata berdiri yaitu sejak tahun 2015. Kegiatan tamanisasi dioptimalkan pada lokasi : Lingkungan terutama di kanan kiri jalan menuju destinasi wisata Area parkir Gerbang-1 dan Gerbang-2, jadi di area parkir perlu penataan kondisi parkir dan dan tamanisasi, karena parkir adalah kesan pertama dari kunjunganwisatawan. Area bantaran Sungai Mudal, lokasi ini juga sangat menentukan bahwa wisatawan itu akan tertarik berkunjung lagi atau tidak, karena ESM adalah termasuk dalam kategori wisata tirta lainnya, sehingga perlu pengoptimalan untuk tamanisasi di area bantaran sungai. Rest Area, di lokasi ini adalah sebuah tempat wisatawan untuk santai, beristirahat, dan melepas penat disela kesibukannya. Sehingga perlu sekali di Rest Area adanya penataan taman yang lebih menarik lagi bagi wisatawan. Seperti kita ketahui bahwa di Rest Area pengelola  telah menyiapkan beberapa gazebo, 2 pendopo, area lapang, panggu...

PEMBANGUNAN PANGGUNG SERBAGUNA DI AREA EKOWISATA SUNGAI MUDAL

Didalam program kerja organisasi Ekowisata Sungai Mudal, tercantum program kegiatan tahun 2022 berupa Pembangunan Panggung Serbaguna/ Panggung Amphytheater. Pembangunan panggung Amphytheater  dimaksud bertujuan untuk penyediaan tempat serbaguna yaitu: penampilan Kesenian, terutama kesenian tradisional dengan peserta anak-anak, Tari-tarian tradisional, seni musik akustik dll, tempat rapat, tempat upacara adat/ tradisi, bisa juga untuk tempat selfi rombongan, dan kegiatan lainnya. Panggung tersebut direncanakan dengan volume 7 x 17 meter, namun apabila setelah dalam pengerjaan bisa menambah volume, bahkan menjadi berkurang volumenya tidak akan menjadikan permasalahan, dan disamping panggung kedepan akan disiapkan tempat dengan volume lebih kurang 4 x 6 meter sebagai tempat untuk menaruh alat musik/ gamelan dan sarpras penunjang lainnya untuk kelengkapan kegiatan. Panggung dimaksud posisinya didepan tugu Ekowisata Sungai Mudal. Adapun material yang harus disiapkan adalah sebagai berikut: Batu kapur / Batako, Besi ulir, Semen, Batu Splite, Batu alam, paving block dan relief bertema alam sebagai background panggung. Dalam waktu dekat, pada bulan Mei panggung akan digunakan untuk acara ritual keagamaan Tri Buana Manggala Bhakti, yaitu kegiatan pra hari raya Waisak bagi Umat Budhis yaitu kegiatan dengan pesan-pesan sosial berupa : Pelepasan Satwa, Pelepasan Burung, Restocking Ikan di bantaran sungai Mudal, Penanaman Pohon Konservasi, yang semuanya punya arti bahwa kehidupan di dunia ini harus bersatu dengan alam, dengan mengedepankan pelestarian lingkungan hidup. Sebagai bentuk kepedulian/ toleransi pengelola Ekowisata Sungai Mudal kepada umat Budhis untuk melaksanakan kegiatan Tri Buana Manggala Bhakti. Dan sebagai bukti bahwa warga Kalurahan Jatimulyo selalu menjaga toleransi dalam menjalankan ibadah sesuai kepercayaan masing-masing. Target pembangunan panggung serbaguna sampai dengan bulan Mei sehubungan keterbatasan swadaya dana organisasi adalah (1) Talud / bangket depan dan (2) pemasangan lantai panggung dengan paving block, sedangkan untuk (3) relief background dan (4) pemasangan batu alam di talud depan (muka panggung) direncanakan dilaksanakan pada bulan Juni 2022, karena ada program yang sifatnya juga mendesak yaitu : penyediaan Outlet UMKM, pembangunan Toilet volume 5 petak/unit di sisi barat Pendopo Kuweni. Adapun desain sederhana panggung sebagai berikut:
Setelah Panggung jadi dengan volume 7 x 21 meter

Kiskendha Mrahaswara / Sendratari Kolosal  Sugriwa Subali


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BANTUAN BIBIT TANAMAN PANGAN SECARA SPONTANITAS KEPADA MASYARAKAT DI LINGKUNGAN ESM

MATA AIR MUDAL

SUASANA SABTU PAGI 21 MEI 2022 DI EKOWISATA SUNGAI MUDAL