SAMBUNG RASA KWT WIJI RAHAYU WIJIMULYO DI PENDOPO KUWENI EKOWISATA SUNGAI MUDAL, 07-02-2026

Gambar
KWT Wiji Rahayu adalah sebuah Kelompok Wanita Tani dari kalurahan Wijimulyo, kapanewon Nanggulan, kabupaten Kulon Progo. Merupakan KWT yang kegiatannya aktif sebagai KWT percontohan di kalurahan Wijimulyo. Kegiatan sambung rasa ini sudah direncanakan cukup lama, dan baru bisa terlaksana pada tahun ini. Adapun kegiatan KWT Wiji Rahayu yang dilaksanakan secara rutin antara lain :  Pemanfaatan Pekarangan di masing-masing anggota kelompok untuk ditanami komoditas sayuran / hortikultura. Pemanfaatan Pekarangan untuk tanaman obat / apotik hidup Pengembangan pertanian terpadu adalah sistem kombinasi tanaman, ternak, dan ikan. KWT Wiji Rahayu sebagai wahana belajar dan kerjasama. Pemberdayaan ekonomi lokal, misal: hasil panen bisa dijual langsung dan juga bisa  diolah menjadi produk UMKM olahan pangan ( makan olahan, minuman herbal) Rutin melaksanakan kegiatan pasar tani sebagai sarana pemasaran produk KWT Kegiatan pelestarian/ kebersihan lingkungan. Pemanfaatan pupuk organik. Pemanfa...

REHAP PENDOPO PENJALIN / PENDOPO SEKOLAH SUNGAI DI EKOWISATA SUNGAI MUDAL


 

Pendopo Penjalin merupakan pendopo kedua di destinasi Ekowisata Sungai Mudal, yang pendopo yang dibangun pertama kali adalah Pendopo Kuweni, Pendopo Penjalin didirikan pada tahun 2018 merupakan pendopo bantuan dari program PLN Peduli yang pendopo ini fungsi utamanya adalah untuk menunjang kegiatan edukasi/ pembelajaran  Sekolah Sungai di  Ekowisata Sungai Mudal. Pendopo ini juga merupakan pendopo yang multi fungsi bisa digunakan untuk berbagai kegiatan antara lain :

  • Kegiatan Pembelajaran Sekolah Sungai
  • Perpustakaan ESM yang buku perpustakaannya dapat sebagai bahan bacaan bagi personal ESM, Masyarakat dan wisatawan. Dan perpustakaan ESM terdapat 500 judul buku, yang masing-masing judul ada dua buku.
  • Rapat intern & briefing pagi bagi pengelola ESM
  • Arisan paguyupan pemilik lahan
  • Rapat / pertemuan  dari kantor, komunitas, organisasi dan institusi lainnya
  • Ruang istirahat bagi wisatawan ESM
  • Kegiatan makrab bagi mahasiswa
  • Dan lain-lain sesuai dengan permintaan konsumen.

Karena bangunan sudah berusia kurang lebih delapan  tahun, sehingga kayu usuk dan susunan balok (blandar) sudah sebagian  mengalami kerusakan sedang sampai dengan berat, kalau tidak segera dilaksanakan rehab juga akan mengkhawatirkan bagi pengelola dan wisatawan sebagai pemanfaat pendopo penjalin. 

Berdasarkan hasil musyawarah rapat intern pengelola mengambil kesimpulan bahwa rehab pendopo harus dilaksanakan sebelum bulan Ramadhan tiba, sehingga perlu berbagai persiapan yang sifatnya segera.  Pokja Teknik dan Pertamanan sebagai koordinator dan penanggung jawab  kegiatan  telah merencanakan hal-hal yang harus dipersiapkan dalam rangka rehab pendopo Penjalin.  Adapun langkah yang sudah diambil oleh tim antara lain : 

  • Pengadaan kayu usuk dan reng sudah dilaksanakan sebulan yang lalu
  • Pengadaan balok untuk blandar, 5 Februari 2026
  • Pengadaan prasarana penunjang misal: paku, baut, obat anti hama kayu, dll, 5 Februari 2026
  • Memulai pengerjaan penyerutan  usuk dan balok, 3-5 Februari 2026
  • Memulai pengerjaan pengolesan obat hama kayu, 3-6 Februari 2026
  • Memulai penyambungan balok menjadi blandar, 5 Februari 2026
  • Pengecekan material kayu yang membutuhkan penggantian, 5 Februari 2026
  • Penambahan kayu reng, 5 Februari 2026

Pengerjaan pembongkaran pendopo akan dilaksanakan pada hari Senin, 9 Februari 2026 - Selasa, 10 Februari 2026. Sehingga semua personil Ekowisata Sungai Mudal diwajibkan hadir pada tanggal 9 dan 10 Februari 2026 agar pengerjaan rehab bisa segera selesai sebelum bulan Ramadhan. Pembagian tugas tenaga kerja adalah sebagai berikut, bagi personil yang pada tanggal 9 libur, ditugaskan untuk membongkar pendopo, dan personil yang tidak libur ditugaskan untuk melayani wisatawan yang berkunjung di ESM. Begitu juga bagi personil yang tanggal 10 Februari libur  ditugaskan untuk merapikan hasil pembongkaran pendopo, sedangkan yang tidak libur tetap bertugas untuk melayani wisatawan yang berkunjung. Dengan harapan kedepannya pengelolaan destinasi wisata Ekowisata Sungai Mudal akan  mengarah pada sistem pengelolaan destinasi wisata yang profesional. Dan tidak ada istilah destinasi wisata libur/ tutup, yang semuanya akan berdampak pada kekecewaan bagi wisatawan yang berkunjung dan bertepatan destinasi wisata libur/ tutup.

Setelah rehap pendopo Penjalin selesai, dan setelah organisasi Ekowisata Sungai Mudal memiliki dana, akan dilaksanakan pemasangan keramik dan dinding tembok  pendek agar bangunan kelihat bersih, sehat dan lebih dan menarik.

Kegiatan persiapan rehap pendopo penjalin dapat dilihat pada video berikut:


Bata rubuh budhaling wadya gumuruh

Rumagang girang girang cukat tandang tandang

Jumangkah gagah gumregah liru prenah

Wus samekta siyaga gya makarya

Hangangkat karyaning praja murih kerta harja




 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BANTUAN BIBIT TANAMAN PANGAN SECARA SPONTANITAS KEPADA MASYARAKAT DI LINGKUNGAN ESM

Mata air Mudal

SUASANA SABTU PAGI 21 MEI 2022 DI EKOWISATA SUNGAI MUDAL