AirAsia Familiarization Trip (Famtrip) di Ekowisata Sungai Mudal
Pada Hari Selasa, 31 Maret 2026 Petugas dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo mengantar Tim dari AirAsia Famtrip ke Ekowisata Sungai Mudal yang duta-AAFT-nya dari Thailand kegiatan AirAsia Famtrip dimulai dari kunjungan ke Desa Wisata Sidorejo, Lendah dengan kegiatan berkunjung ke museum Pawukon, di Desa Wisata Sidorejo, Lendah, Kulon Progo. Museum ini menawarkan wellness tourism (wisata kesehatan) unik berbasis manuskrip kuno, di mana pengunjung dapat menikmati jamu yang diracik khusus berdasarkan wuku (penanggalan Jawa) kelahiran, lengkap dengan relaksasi pijat dan pengalaman nyerat.
Informasi Penting Museum Pawukon
Sidorejo:
- Konsep Utama: Wisata Kesehatan (Wellness Tourism) & Budaya Jawa.
- Aktivitas: Minum Jamu Pawukon, edukasi naskah kuno, pijat relaksasi,
dan nyerat (menulis/menggambar) di daun lontar/deluang.
- Keunikan: Jamu yang disajikan disesuaikan dengan wuku kelahiran
(Pawukon) dan merupakan tradisi turun-temurun.
- Lokasi: Desa
Wisata Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.
- Reservasi: Wisatawan disarankan melakukan reservasi terlebih dahulu
karena bahan dan aktivitas yang disiapkan khusus.
Museum Pawukon dikelola dengan
pendekatan budaya, di mana naskah kuno Kiai Jotirto tentang keseimbangan tubuh
diaplikasikan dalam bentuk jamu dan perawatan tubuh.
Setelah selesai kunjungan di museum Pawukon dilanjutkan berkunjung ke komunitas Umat Buddha di Wihara Giriloka, Gunungkelir, Jatimulyo, mengingat bahwa di Gunungkelir sebagian penduduk beragama Buddha dan mayoritas penduduk Thailand juga beragama Buddha.
Setelah kegiatan di Wihara Giriloka dilanjut ke destinasi Ekowisata Sungai Mudal selama lebih kurang 1 jam. Di destinasi wisata Ekowisata Sungai Mudal personil AirAsia Famtrip menikmati semua potensi yang ada di destinasi wisata antara lain: Kolam pemandian, keindahan bantaran sungai Mudal, air terjun berundak, jembatan penghubung yang ikonik dan suasana nyaman dan sejuk di Rest Area. Dengan harapan setelah tim AirAsia Fam Trip berkunjung di Ekowisata Sungai Mudal, akan berdampak bertambahnya minat wisatawan dari Thailand dan negara Asia Tenggara lainnya berkunjung di Ekowisata Sungai Mudal.
Seperti kita ketahui tujuan utama AirAsia familiarization trip (famtrip) di Indonesia adalah untuk mempromosikan destinasi wisata tanah air kepada agen perjalanan, tour operator (TA/TO), dan influencer internasional guna meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari pasar ASEAN, Asia Selatan, dan Tiongkok.
Berikut adalah poin-poin tujuan spesifik dari kegiatan tersebut:
- Promosi Destinasi
Baru & Populer: Mengenalkan destinasi prioritas dan ikonik
seperti Bali, Yogyakarta (Borobudur-Prambanan), Bandung, hingga destinasi
wisata lokal ke pasar luar negeri.
- Membangun
Konektivitas Udara: Mendukung kampanye Air Connectivity dengan
memperluas akses pasar, seperti mendatangkan wisatawan dari Kuala Lumpur,
Singapura, dan Bangkok langsung ke Indonesia.
- Pemasaran melalui
KOL/Influencer: Memanfaatkan blogger dan influencer untuk
mempromosikan pariwisata Indonesia melalui media sosial secara masif.
- Meningkatkan
Bisnis Pariwisata: Mengadakan Business Gathering/Tabletop yang
mempertemukan industri pariwisata lokal dengan travel agent mancanegara
untuk menciptakan paket wisata baru.
- Edukasi Produk
Wisata: Memberikan pengalaman langsung (pengalaman
pra-keberangkatan, budaya lokal, dan atraksi) kepada peserta agar mereka
lebih percaya diri menjual paket liburan ke Indonesia.
Famtrip ini merupakan kolaborasi antara AirAsia dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Badan Pelaksana Otoritas Borobudur (BOB), dan Dinas Pariwisata Kulon Progo.
Dari Ekowisata Sungai Mudal menuju ke Mahaloka Restauran untuk makan siang dan setelah itu menuju ke Candi Borobudur yang merupakan salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia.



Komentar
Posting Komentar
Silahkan berikan komentar Anda mengenai artikel / postingan di atas