SOSIALISASI KONSERVASI IN SITU IKAN LOKAL DI EKOWISATA SUNGAI MUDAL

Gambar
Konservasi In Situ Ikan Lokal bertujuan melindungi habitat asli dan keberlangsungan ikan lokal dari kepunahan melalui edukasi masyarakat, perlindungan habitat (sungai/ perairan), dan penegakan aturan penangkapan.   Kegiatan ini mencakup penebaran benih ( restocking ), domestikasi, serta pelibatan masyarakat lokal dalam pengawasan perairan.  Berikut adalah poin penting terkait sosialisasi konservasi  in situ  ikan lokal: Tujuan:   Melindungi jenis ikan yang terancam punah. Mempertahankan keanekaragaman jenis ikan lokal (endemik). Memelihara keseimbangan dan kemantapan ekosistem perairan. Memanfaatkan sumber daya ikan secara berkelanjutan untuk generasi mendatang.  Dari keempat tujuan diatas dapat kita simpulkan bahwa tujuan konservasi In Situ ikan Lokal adalah menumbuhkan kepedulian masyarakat, menjaga ekosistem perairan, serta memastikan keberlanjutan sumber daya ikan lokal asli.    Contoh Ikan Lokal yang Dilestarikan:  Ikan wader, nile...

AirAsia Familiarization Trip (Famtrip) di Ekowisata Sungai Mudal



Pada Hari Selasa, 31 Maret 2026  Petugas dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo mengantar Tim dari AirAsia Famtrip ke Ekowisata Sungai Mudal yang duta-AAFT-nya dari Thailand  kegiatan AirAsia Famtrip  dimulai dari kunjungan ke Desa Wisata Sidorejo, Lendah dengan kegiatan berkunjung ke museum Pawukon,  di Desa Wisata Sidorejo, Lendah, Kulon Progo. Museum ini menawarkan wellness tourism (wisata kesehatan) unik berbasis manuskrip kuno, di mana pengunjung dapat menikmati jamu yang diracik khusus berdasarkan wuku (penanggalan Jawa) kelahiran, lengkap dengan relaksasi pijat dan pengalaman nyerat

Informasi Penting Museum Pawukon Sidorejo:

  • Konsep Utama: Wisata Kesehatan (Wellness Tourism) & Budaya Jawa.
  • Aktivitas: Minum Jamu Pawukon, edukasi naskah kuno, pijat relaksasi, dan nyerat (menulis/menggambar) di daun lontar/deluang.
  • Keunikan: Jamu yang disajikan disesuaikan dengan wuku kelahiran (Pawukon) dan merupakan tradisi turun-temurun.
  • Lokasi: Desa Wisata Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.
  • Reservasi: Wisatawan disarankan melakukan reservasi terlebih dahulu karena bahan dan aktivitas yang disiapkan khusus. 

Museum Pawukon dikelola dengan pendekatan budaya, di mana naskah kuno Kiai Jotirto tentang keseimbangan tubuh diaplikasikan dalam bentuk jamu dan perawatan tubuh.

Setelah selesai kunjungan di museum Pawukon dilanjutkan berkunjung ke komunitas Umat Buddha di Wihara Giriloka, Gunungkelir, Jatimulyo, mengingat bahwa di Gunungkelir sebagian penduduk beragama Buddha dan  mayoritas penduduk Thailand juga beragama Buddha.

Setelah kegiatan di  Wihara Giriloka dilanjut ke destinasi Ekowisata Sungai Mudal selama lebih kurang 1 jam. Di destinasi wisata Ekowisata Sungai Mudal personil AirAsia Famtrip menikmati semua potensi yang ada di destinasi wisata antara lain: Kolam pemandian, keindahan bantaran sungai Mudal, air terjun berundak, jembatan penghubung yang ikonik dan suasana nyaman dan sejuk di Rest Area. Dengan harapan setelah tim AirAsia Fam Trip berkunjung di Ekowisata Sungai Mudal, akan berdampak bertambahnya  minat wisatawan dari Thailand dan negara Asia Tenggara lainnya berkunjung di Ekowisata Sungai Mudal. 

Seperti kita ketahui tujuan utama AirAsia familiarization trip (famtrip) di Indonesia adalah untuk mempromosikan destinasi wisata tanah air kepada agen perjalanan, tour operator (TA/TO), dan influencer internasional guna meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari pasar ASEAN, Asia Selatan, dan Tiongkok. 

Berikut adalah poin-poin tujuan spesifik dari kegiatan tersebut:

  • Promosi Destinasi Baru & Populer: Mengenalkan destinasi prioritas dan ikonik seperti Bali, Yogyakarta (Borobudur-Prambanan), Bandung, hingga destinasi wisata lokal  ke pasar luar negeri.
  • Membangun Konektivitas Udara: Mendukung kampanye Air Connectivity dengan memperluas akses pasar, seperti mendatangkan wisatawan dari Kuala Lumpur, Singapura, dan Bangkok langsung ke Indonesia.
  • Pemasaran melalui KOL/Influencer: Memanfaatkan blogger dan influencer untuk mempromosikan pariwisata Indonesia melalui media sosial secara masif.
  • Meningkatkan Bisnis Pariwisata: Mengadakan Business Gathering/Tabletop yang mempertemukan industri pariwisata lokal dengan travel agent mancanegara untuk menciptakan paket wisata baru.
  • Edukasi Produk Wisata: Memberikan pengalaman langsung (pengalaman pra-keberangkatan, budaya lokal, dan atraksi) kepada peserta agar mereka lebih percaya diri menjual paket liburan ke Indonesia. 

Famtrip ini merupakan kolaborasi antara AirAsia dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Badan Pelaksana Otoritas Borobudur (BOB), dan Dinas Pariwisata Kulon Progo.

Dari Ekowisata Sungai Mudal menuju ke Mahaloka Restauran untuk makan siang dan setelah itu menuju ke Candi Borobudur yang merupakan salah satu dari  Tujuh Keajaiban Dunia.



Video suasana kunjungan tim AirAsia Famtrip di ESM sebagai berikut:











Komentar

Postingan populer dari blog ini

BANTUAN BIBIT TANAMAN PANGAN SECARA SPONTANITAS KEPADA MASYARAKAT DI LINGKUNGAN ESM

MATA AIR MUDAL

SUASANA SABTU PAGI 21 MEI 2022 DI EKOWISATA SUNGAI MUDAL