KEGIATAN OUTING CLASS TKIT IBNU ABBAS XII DI EKOWISATA SUNGAI MUDAL

Gambar
  Outing Class TKIT Ibnu Abbas XII Girimulyo, Kulon Progo, merupakan program pembelajaran luar kelas yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar aktif, menyenangkan, dan langsung di alam terbuka. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kreativitas dan keterampilan anak melalui eksplorasi, seperti kunjungan ke museum, farm, atau area alam, dan lain-lain. Kegiatan Outing Class pada hari Kamis, 7 Mei 2026 dilaksanakan di Ekowisata Sungai Mudal. Anak-anak mengikuti kegiatan outing Class dengan gembira dan ceria melalui bimbingan Ibu Suprihatin, S.Pd.I. Berikut adalah beberapa contoh kegiatan Outing Class di Ekowisata Sungai Mudal: Melihat Mata air Mudal: Edukasi tentang manfaat sumber daya air. Wisata Edukasi: Kegiatan Pembelajaran Sekolah Sungai (mengenal nama-nama tanaman, mengenal biota air, mengenal upaya tentang pelestarian lingkungan, mengenal bantaran Sungai, mengenal fungsi air, dll). Pengalaman Outdoor: Kegiatan seru di area lapang / p...

PENGAMBILAN AIR BERKAH/ AIR PARITTA DI MATA AIR MUDAL

 


Pada hari, Kamis, 30 April 2026, dilaksanakan pengambilan Air Paritta di mata air Mudal, oleh Umat Buddha di Kalurahan Jatimulyo. Pengambilan air suci atau Air Berkah / Air Paritta adalah salah satu rangkaian penting perayaan Waisak, terutama tradisi Waisak bagi umat Buddha di Kalurahan Jatimulyo dan sekitarnya.

 Makna & Tujuan Utama


Tujuan

Penjelasan

1.     Simbul Penyucian

Air melambangkan pembersihan batin dari kotoran lobha, dosa, moha = keserakahan, kebencian, kebodohan batin. Dengan memercikkan air, umat diingatkan untuk selalu mawas diri & menjaga pikiran, ucapan, perbuatan.

2.     Mengenang Kelahiran Bodhisattva Siddarta

Menurut kitab, saat Pangeran Siddharta lahir di Taman Lumbini, para dewa menyirami-Nya dengan air suci. Ritual ini jadi napak tilas peristiwa suci kelahiran Sang Buddha.

3.     Pemberkahan

Air diambil dari sumber mata air alami pilihan, lalu diberkahi pembacaan Paritta Suci oleh para Bhikkhu Sangha. Air jadi sarana menyalurkan berkah Dhamma ke umat.

4.     Pemersatu Umat

Air diambil dari beberapa sumber lalu disatukan di puncak acara. Melambangkan persatuan umat Buddha dari berbagai tradisi & daerah.

 

Perlu kita ketahui bahwa proses pengambilan Air Suci Waisak Nasional Adalah sebagai berikut:

    • Sumber: Diambil dari mata air Umbul Jumprit, Temanggung. Dipilih karena jernih, alami, dan dianggap punya energi spiritual tinggi. Kadang ditambah dari 7 mata air lain se- Nusantara.
    • Ritual: Bhikkhu memimpin puja, pembacaan Paritta Rattana Sutta & Karaniyametta Sutta. Air didoakan agar membawa kesejahteraan, kedamaian, keselamatan untuk bangsa.
    • Kirab: Air suci diarak dari Umbul Jumprit → Candi Mendut → disakralkan semalam → dibawa ke Candi Borobudur pas detik-detik Waisak.
    • Pemberkahan: Saat puncak Waisak, air suci dipercikkan ke umat oleh Bhikkhu sambil mengucapkan: “Semoga semua makhluk berbahagia”.

 

Fungsi Bagi Umat

  • Dipakai di altar rumah: Dipercikkan di rumah/altar sebagai berkat, pengingat untuk hidup sesuai Dhamma
  • Diminum secukupnya: Dengan keyakinan & pikiran baik, jadi sugesti positif untuk kesehatan batin.
  • Dibawa pulang: Sebagai “oleh-oleh Dhamma” dari Borobudur, terutama bagi yang tidak bisa hadir langsung. 
  • Intinya:

(1)Air suci Waisak bukan jimat (2) Buddha tidak mengajarkan  kekuatan magis. (3) Air itu jadi simbol & sarana perenungan. (4) Yang menyucikan batin tetap perbuatan baik kita sendiri.  (5) Air hanya pengingat.


Prosesi pengambilan Air Paritta salah satu rangkaian penting perayaan Waisak  Tahun 2026

Waisak mengajak kita semua, tanpa memandang agama, untuk:

    • Menumbuhkan cinta kasih (metta) terhadap semua makhluk hidup.
    • Mengembangkan welas asih (karuna) kepada mereka yang menderita.
    • Menjaga pikiran yang tenang dan jernih (upekkha) agar tidak mudah terseret oleh amarah, iri hati, atau keserakahan.
    • Menumbuhkan kesadaran penuh (mindfulness) dalam setiap ucapan, tindakan, dan pikiran.

Kepada Umat Budha se-Kalurahan Jatimulyo dan sekitarnya, kami  segenap pengelola destinasi wisata Ekowisata Sungai Mudal mengucapkan Selamat Hari Raya Waisak, "Semoga Trisuci Waisak membawa kedamaian, dan harmoni bagi Anda dan keluarga".


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BANTUAN BIBIT TANAMAN PANGAN SECARA SPONTANITAS KEPADA MASYARAKAT DI LINGKUNGAN ESM

MATA AIR MUDAL

SUASANA SABTU PAGI 21 MEI 2022 DI EKOWISATA SUNGAI MUDAL