KEGIATAN OUTING CLASS TKIT IBNU ABBAS XII DI EKOWISATA SUNGAI MUDAL

Gambar
  Outing Class TKIT Ibnu Abbas XII Girimulyo, Kulon Progo, merupakan program pembelajaran luar kelas yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar aktif, menyenangkan, dan langsung di alam terbuka. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kreativitas dan keterampilan anak melalui eksplorasi, seperti kunjungan ke museum, farm, atau area alam, dan lain-lain. Kegiatan Outing Class pada hari Kamis, 7 Mei 2026 dilaksanakan di Ekowisata Sungai Mudal. Anak-anak mengikuti kegiatan outing Class dengan gembira dan ceria melalui bimbingan Ibu Suprihatin, S.Pd.I. Berikut adalah beberapa contoh kegiatan Outing Class di Ekowisata Sungai Mudal: Melihat Mata air Mudal: Edukasi tentang manfaat sumber daya air. Wisata Edukasi: Kegiatan Pembelajaran Sekolah Sungai (mengenal nama-nama tanaman, mengenal biota air, mengenal upaya tentang pelestarian lingkungan, mengenal bantaran Sungai, mengenal fungsi air, dll). Pengalaman Outdoor: Kegiatan seru di area lapang / p...

RAPAT TERBATAS MEMBAHAS GERAKAN KEBERSIHAN DAN PEMELIHARAAN JALAN

 


Pada hari Minggu, 19 April 2026, Pukul 09.00 – selesai, bertempat di pendopo Kuweni Ekowisata Sungai Mudal telah dilaksanakan rapat terbatas membahas tentang Gerakan Kebersihan dan Pemeliharaan Jalan yang dilaksanakan secara Swadaya oleh Masyarakat dan juga peranserta/ kepedulian  dari Ekowisata Sungai Mudal. Rapat terbatas dihadiri oleh : Dukuh Sokomoyo, Ketua RT. 003 Sokokomoyo, BPK perwakilan Sokomoyo, Ketua ESM, Wakil ketua ESM, Sekretaris ESM dan Koordinator Pengawas ESM.

Secara umum gerakan kebersihan dan pemeliharaan jalan merupakan upaya preventif dan korektif untuk menjaga kualitas infrastruktur jalan agar tetap optimal, aman, dan nyaman digunakan. Kegiatan ini melibatkan kombinasi pembersihan fisik dan perbaikan teknis ringan untuk memperpanjang umur rencana jalan. 

1.       Kegiatan Kebersihan Jalan (Rutin)

Aktivitas ini difokuskan pada menjaga kebersihan area jalan dan drainase, antara lain:

  • Pembersihan Sampah: Mengangkat sampah dan puing-puing di badan jalan dan trotoar.
  • Pembersihan Drainase: Membersihkan saluran air dari sampah dan sedimen untuk mencegah penyumbatan yang menyebabkan banjir jalan.
  • Pemotongan Rumput: Merapikan rumput atau semak di bahu jalan atau sisi jalan. 

2.       Pemeliharaan Jalan (Preventif & Ringan)

Pemeliharaan bertujuan untuk mencegah kerusakan berat (seperti lubang besar atau retak) dan menjaga fungsi pelayanan jalan. Kegiatan meliputi: 

  • Penambalan Lubang (Patching): Perbaikan kerusakan kecil pada perkerasan jalan.
  • Perbaikan Bahu Jalan: Normalisasi dan perbaikan bahu jalan yang ambles.
  • Perawatan Trotoar: Penanganan trotoar yang rusak.
  • Pembersihan Saluran Air: Pemeliharaan rutin saluran samping dan gorong-gorong.
  • Pembersihan Perlengkapan Jalan: Memastikan rambu dan marka terlihat jelas. 

Tujuan Kegiatan

  • Keamanan: Mengurangi risiko kecelakaan akibat lubang atau jalan licin.
  • Kenyamanan: Menciptakan lingkungan yang bersih dan aman bagi pengguna jalan.
  • Efisiensi Anggaran: Mencegah kerusakan kecil menjadi rusak berat yang memerlukan biaya perbaikan mahal.
  • Umur Jalan: Mempertahankan kondisi jalan agar bertahan lebih lama.  

Gerakan ini sering dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) atau Bidang Bina Marga melalui pemeliharaan rutin, dan juga bisa dilaksanakan  secara gotong royong oleh warga di lingkungan sekitar.

Rapat terbatas membahas berbagai kegiatan yang berkaitan tentang gerakan kebersihan, pemeliharaan jalan dan lainnya yaitu:

  1. Gerakan kebersihan dan pemeliharaan jalan di ruas jalan kabupaten posisi diatas balai kalurahan Jatimulyo sampai batas wilayah padukuhan Banyunganti, yang jalan tersebut merupakan bagian dari wilayah RT.001, RT.002 dan RT.003  Padukuhan Sokomoyo.
  2. Gerakan Pengadaan pagar pembatas jalan sementara terbuat dari bambu, untuk keamanan pengguna jalan, apabila terjadi kecelakaan pagar pembatas dimaksud sebagai penghalang sehingga kendaraan dan pengendara tidak terjun ke jurang, yang sementara ini patok pembatas jalan telah roboh/ patah  karena tertabrak akibat kecelakaan pengguna jalan. 
  3. Gerakan pengadaan dan pemasangan rambu lalu lintas secara Swadaya, agar pengguna jalan selalu berhati-hati dalam berkendara, karena kondisi jalan menurun dan berkelok.
  4. Gerakan Pengadaan Gazebo untuk Pos Jaga, yang selanjutnya ada petugas jaga setiap hari Sabtu, Minggu dan hari Libur.
  5. Dari beberapa titik lokasi perlu pengadaan cermin cembung lalu lintas (convex mirror outdoor) Berikut adalah fungsi detail kaca spion jalan / cermin cembung :
    • Meningkatkan Visibilitas di Tikungan Tajam: Memungkinkan pengendara melihat kendaraan yang datang dari arah berlawanan di belokan, gang, atau persimpangan yang terhalang.
    • Mengurangi Risiko Kecelakaan: Dengan melihat situasi di balik sudut/tikungan, risiko tabrakan head-on (adu kambing) dapat diminimalisir.
    • Meningkatkan Keselamatan di Persimpangan: Membantu pengendara melihat kondisi jalan dari arah lain sebelum memutuskan untuk maju.
    • Meningkatkan Kewaspadaan: Memberikan rasa aman dan percaya diri saat berkendara di area yang pandangannya terbatas.

Dari lima poin penting  diatas Saudara Suhandri (Dukuh Sokomoyo) segera akan berkoordinasi dengan Ketua RT. 001, RT. 002, RT. 003 dan warga Masyarakat untuk mempersiapkan kegiatan kerja bakti bekerjasama dengan organisasi Ekowisata Sungai Mudal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BANTUAN BIBIT TANAMAN PANGAN SECARA SPONTANITAS KEPADA MASYARAKAT DI LINGKUNGAN ESM

MATA AIR MUDAL

SUASANA SABTU PAGI 21 MEI 2022 DI EKOWISATA SUNGAI MUDAL