PENGKONDISIAN AREA LAPANG UNTUK ARENA PERMAINAN TRADISIONAL



Dalam rangka untuk penyiapan arena permainan tradisional di area lapang Ekowisata Sungai Mudal, Pokja Penataan dan Pelestarian Lingkungan hari Senin, 13 Juli 2026 mulai melaksanakan pengkondisian calon arena bermain. Pengkondisian arena untuk permainan  egrang, bakiak, engklek tradisional dan sejenisnya sangat penting untuk mencegah cedera. Dan wajib memilih area datar, bebas dari lubang, dan permukaan yang tidak licin seperti tanah berumput basah atau lapangan semen. Untuk permainan engklek tradisional akan ditempatkan di panggung amphytheater.

Berikut adalah panduan standar dan rincian pengkondisian arena untuk keamanan serta kenyamanan:
1. Spesifikasi Lapangan
  • Permukaan: Gunakan tanah yang dipadatkan, rumput pendek, atau lantai yang dilapisi matras karet untuk meredam benturan jika pemain jatuh. 
  • Ukuran Lintasan Egrang: Untuk perlombaan standar, panjang lintasan adalah 50 meter dengan lebar keseluruhan 7,5 meter. Lebar ini dibagi menjadi 5 lintasan (masing-masing selebar 1,5 meter) agar pemain tidak saling bertabrakan, namun di Ekowisata Sungai Mudal hanya tersedia lahan yang sangat minim alias apa adanya. 
  • Ukuran Lintasan Bakiak: Karena dimainkan berkelompok (tim beranggotakan 3 hingga 5 orang), lintasan bakiak membutuhkan lebar sedikit lebih longgar, sekitar 2 meter per tim. Panjang lintasannya berkisar antara 15 hingga 30 meter, dan di halaman Ekowisata Sungai Mudal hanya tersedia lebih kuranng 8 x 16 m.
  • Permainan Engklek Tradisional : Karena panggung amphytheater berukuran 8 x 20 meter permainan Engklek Tradisional akan ditempatkan di panggung.
2. Zonasi Keamanan (Zona Bebas Hambatan)
  • Area Start dan Finish: Berikan jarak aman minimal 3 sampai 5 meter sebelum garis start agar pemain memiliki ruang ancang-ancang. Berikan area kosong minimal 5 hingga 10 meter setelah garis finish agar pemain bakiak atau egrang dapat berhenti atau melompat turun dengan aman tanpa menabrak dinding atau penonton. 
  • Batas Lintasan: Buat pembatas yang jelas menggunakan tali rafia atau cat kapur. Jangan gunakan benda keras atau material kayu tajam sebagai batas.
3. Pembersihan Area
  • Pastikan arena bersih dari kerikil tajam, pecahan kaca, paku, atau ranting pohon. Benda kecil ini dapat membuat tongkat egrang tergelincir atau membuat alas kaki bakiak oleng. 
4. Penataan Posisi Penonton
  • Berikan jarak pembatas minimal 2 meter di sisi kiri dan kanan lintasan. Hal ini bertujuan agar penonton tidak tersenggol tongkat egrang atau tidak menghalangi konsentrasi pemain
Kegiatan Perataan Area Lapang


Komentar

Postingan populer dari blog ini

HARGA PAKET MAKRAB, KEMPING,OUTBOUND & SEWA TEMPAT

MATA AIR MUDAL

BANTUAN BIBIT TANAMAN PANGAN SECARA SPONTANITAS KEPADA MASYARAKAT DI LINGKUNGAN ESM