KUNJUNGAN KERJA DEPUTI SDM DAN TI KEMENTERIAN BUMN DI EKOWISATA SUNGAI MUDAL

Gambar
Kunjungan kerja Deputi Sumber Daya Manusia dan Teknologi Informasi Kementerian BUMN Bapak  Tedi Bharata, beserta Tim kedeputian yaitu:  Bpk. Erick Taufan (TJSL)  Bpk. Faishal Sandy (SDM)  Bpk. Deni Setiawan (IT)  Ibu Septiana(TJSL)  Diikuti dari Tim dari PT. PLN (Persero) yaitu:  Bpk. Irwanshah Putra, GM DIY  Ibu Endah Yuliati, SRM Keuangan  Bpk. M. Fatkhul Hakim, SRM Ren  Bpk. Ahmad Muustaqir, Manager UP3 Yogyakarta &  Anggota Tim Kunjungan Kerja.  Dihadiri oleh tamu undangan :  Panewu Girimulyo  Lurah Jatimulyo yang diwakili oleh Carik Jatimulyo  Pelaku usaha / UMKM di area Ekowisata Sungai Mudal dan  Pengurus dan anggota organisasi Ekowisata Sungai Mudal  Setelah acara dibuka oleh pembawa acara disampaikan ucapan selamat datang dan laporan oleh ketua organisasi Ekowisata Sungai Mudal (Rudi Hastaryo). Ketua organisasi melaporkan bahwa PT PLN (Persero) dengan program bina lingkungan / PLN Peduli telah membina Ekowisata Sungai Mudal sejak Tahun 2016,  Peran BUMN dalam hal ini PT PL

PROGRAM CSR PLT PICOHIDRO PT PLN (Persero)

PEMBANGUNAN PLT PICOHIDRO DI EKOWISATA SUNGAI MUDAL

Listrik sudah menjadi salah satu kebutuhan primer umat manusia. Listrik sangat berperan penting dalam kehidupan, hampir semua aktivitas sehari-hari menggunakan listrik sebagai contoh: menonton televisi, bermain komputer, menyalakan lampu untuk menerangi ruangan, dan belajar. Listrik sangat menunjang peningkatan taraf hidup manusia. Jadi, bila bangsa ini mampu menyediakan listrik bagi rakyatnya, maka taraf hidup masyarakat dapat lebih baik lagi.
Menurut data Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal tahun 2009, di Indonesia masih ada sekitar 7.500 desa yang belum dimasuki atau dialiri aliran listrik. Masih sekitar 30.000 desa di Indonesia yang belum teraliri listrik. Banyak desa yang belum teraliri listrik tersebut berlokasi di daerah sekitar sungai, padahal sungai merupakan salah satu potensi untuk menghasilkan energi listrik. Kita dapat mengubah energi aliran arus sungai itu menjadi energi listrik dengan cara menggerakan generator melalui arus air sungai tersebut dan kemudian dari generator tersebut akan dihasilkan yang dinamakan arus listrik. Arus listrik yang dihasilkan ini dapat kita salurkan ke rumah-rumah penduduk yang ada di sekitar pembangkit tersebut. Karakteristik sungai di Indonesia ini adalah sungai yang landai dan arus sungai nya juga tidak begitu deras, maka sangat memungkinkan untuk membuat pembangkit listrik tenaga air skala pikohidro.
Mengapa pembangkit listrik ini dinamakan berskala pikohidro? Karena pembangkit listrik ini hanya dapat menghasilkan sekitar 500 – 2.000 watt per unit pembangkit. Walaupun besar energi listrik yang dihasilkan dari pembangkit listrik ini memang tidak begitu besar. namun dengan adanya listrik maka akan sangat membantu masyarakat kita dalam aktivitasnya terutama di malam hari seperti belajar bagi anak-anak pelajar, dan di siang hari dapat digunakan menggerakan peralatan produktif seperti mesin parut kelapa atau industri kecil rakyat.
Di Ekowisata Sungai Mudal pada Tahun 2017 ini mendapatkan bantuan dari Program CSR PT. PLN PUSHARLIS Bandung, yaitu Pembangkit Tenaga Listrik Picohidro, dengan daya 8,5 KW sampai dengan 10 KW pada musim hujan dan minimal 900 kwh pada musim kemarau. 
Tujuan dibangunnya PLT Picohidro di ESM adalah untuk Wisata Edukasi tentang Ketenagalistrikan, sehingga sekolahan ataupun masyarakat dapat melakukan stdy banding tentang ketenagalistrikan khususnya PLT Picohidro. Program Tahun 2018 rencana ESM akan berswadaya membangun rumah untuk bisa memutar film ketenagalistrikan sehingga masyarakat dan para pelajar bisa cepat berproses untuk memahami tentang ketenagalistrikan.
PLT Picohidro Ekowisata Sungai Mudal akan dipergunakan untuk : Penerangan jalan lingkungan, Penerangan area wisata dan Penerangan di Rumah Pembelajaran Ketenagalistrikan.









Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANGGARAN RUMAH TANGGA ORGANISASI ESM

PEMBANGUNAN GAPURA PINTU MASUK