KUNJUNGAN KERJA DEPUTI SDM DAN TI KEMENTERIAN BUMN DI EKOWISATA SUNGAI MUDAL

Gambar
Kunjungan kerja Deputi Sumber Daya Manusia dan Teknologi Informasi Kementerian BUMN Bapak  Tedi Bharata, beserta Tim kedeputian yaitu:  Bpk. Erick Taufan (TJSL)  Bpk. Faishal Sandy (SDM)  Bpk. Deni Setiawan (IT)  Ibu Septiana(TJSL)  Diikuti dari Tim dari PT. PLN (Persero) yaitu:  Bpk. Irwanshah Putra, GM DIY  Ibu Endah Yuliati, SRM Keuangan  Bpk. M. Fatkhul Hakim, SRM Ren  Bpk. Ahmad Muustaqir, Manager UP3 Yogyakarta &  Anggota Tim Kunjungan Kerja.  Dihadiri oleh tamu undangan :  Panewu Girimulyo  Lurah Jatimulyo yang diwakili oleh Carik Jatimulyo  Pelaku usaha / UMKM di area Ekowisata Sungai Mudal dan  Pengurus dan anggota organisasi Ekowisata Sungai Mudal  Setelah acara dibuka oleh pembawa acara disampaikan ucapan selamat datang dan laporan oleh ketua organisasi Ekowisata Sungai Mudal (Rudi Hastaryo). Ketua organisasi melaporkan bahwa PT PLN (Persero) dengan program bina lingkungan / PLN Peduli telah membina Ekowisata Sungai Mudal sejak Tahun 2016,  Peran BUMN dalam hal ini PT PL

TALK SHOW KOMISI IV DPRD KABUPATEN KULON PROGO DI EKOWISATA SUNGAI MUDAL

TALK SHOW KOMISI IV DPRD KABUPATEN KULON PROGO DI EKOWISATA SUNGAI MUDAL BERSAMA RADIO MEGASWARA



Komisi IV DPRD Kabupaten Kulon Progo pada Hari Minggu, 15 November 2020 melaksanakan Talk Show / Live Streaming  bersama Megaswara FM Radio. Live on 15.00 - 16.00 WIB di Ekowisata Sungai Mudal  dengan Tema  "PENGEMBANGAN WISATA BERBASIS EDUKASI KONSERVASI ALAM”.

Acara ini dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kab. Kulon Progo, Panewu Girimulyo, Polsek dan Danramil Girimulyo, Tokoh Agama, Mantan Kepala Desa Jatimulyo, Tokoh Masyarakat setempat, Praktisi Budaya, Praktisi Wisata dari Kalurahan Jatimulyo dan  Pihak pengelola Ekowisata Sungai Mudal. 

Harapan Ketua Komisi IV, Istana, S.H., M.I.P. bahwa tempat wisata berbasis edukasi dapat dikembangkan di Kulon Progo, yaitu Wisata yang membawa muatan dan misi, sehingga wisatawan pulang dengan membawa ilmu. Di Kalurahan Jatimulyo ada hamparan perbukitan Karst sepanjang lebih kurang 10 KM dari Sokomoyo s/d Gunungkelir  merupakan potensi yang sangat besar,  batu kars bisa menyimpan air sehingga di musim kemarau sumber air di Kalurahan Jatimulyo yang berdekatan dengan perbukitan kast akan tetap lestari. Selain sebagai penyimpan sumber air,  bukit karst juga indah yang murupakan salah satu potensi wisata. Mari kita lestarikan batu kars dari Sokomoyo - Gunungkelir. Seperti kita ketahui bahwa Kapanewon Girimulyo merupakan kawasan dilarang menambang batu karst.

Pesan dari Kadinas Pariwisata Kulon Progo, Joko Mursito, S,Sn., M.A.  antara lain  dengan dikelolanya banyak tempat wisata di wilayah Kabupaten Kulon Progo, terutama di kawasan menoreh dengan prasyarat adalah konsevasi alam tetap menjadi prioritas, selain tempat wisata akan  menjadi indah dan alami, sumber air dan lingkungan akan tetap lestari.

Panewu Girimulyo Purwono, S.Sos. menyampaikan bahwa Kalurahan Jatimulyo banyak potensi tempat wisata yang akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi pengelola dan masyarakat tidak boleh terlena, selain pelestarian alam tetap menjadi prioritas, yang harus benar-benar diperhatikan adalah   limbah  tempat wisata berupa sampah, dan lain-lain perlu penanganan yang optimal, untuk saat ini tempat wisata baru berkembang sekitar 5-6 tahun belumlah terasa dampak dari sampah.

Seperti disampaikan wakil dari Ekowisata Sungai Mudal (Rudi Hastaryo): bahwa Organisasi  Ekowisata Sungai Mudal sudah berupaya melaksanakan apa yang menjadi tema Talk Show hari ini, bahwa Organisasi ESM seperti tercantum di AD/ART mempunyai tujuan yaitu menghimpun potensi yang ada bersama-sama mengupayakan kesejahteraan anggota/masyarakat  dalam mendukung program pembangunan pariwisata berbasis pelestarian lingkungan, berperan serta dalam penerapan Sapta Pesona dan untuk mengembangkan kesadaran dan partisipasai masyarakat terhadap perkembangan pariwisata.

Antara lain sebagai berikut:

1.

Meningkatkan posisi dan peran masyarakat sebagai subjek atau pelaku penting dalam pembangunan kepariwisataan, serta dapat bersinergi dan bermitra dengan pemangku kepentingan terkait dalam meningkatkan kualitas perkembangan kepariwisataan di Kabupaten Kulon Progo.

2.

Membangun dan menumbuhkembangkan konservasi alam di lingkungan Ekowisata  Sungai Mudal dengan spesifikasi khusus yaitu penyelematan mata air, konservasi lingkungan  menggunakan tanaman konservasi,  pakis / paku-pakuan , anggrek, pelestarian Biota Air  dan tanaman lain  yang akan menjadi ikon wisata.

3.

Membangun dan menumbuhkan sikap dan dukungan positif masyarakat sebagai tuan rumah melalui perwujudan nilai-nilai Sapta Pesona bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan di daerah dan manfaatnya bagi pembangunan desa maupun kesejahteraan masyarakat.

4.

Memperkenalkan, melestarikan dan memanfaatkan potensi daya tarik wisata yang ada di Ekowisata  Sungai Mudal.

5.

Menjalin informasi dan komunikasi antar tempat wisata lainnya.

Untuk mencapai tujuan Organisasi ESM  akan dicapai dengan Visi Ekowisata  Sungai Mudal  sbb :

"Terwujudnya Ekowisata Sungai Mudal dengan Lingkungan Yang Hijau, Udara Bersih, Air Sehat dan Indah Sebagai Pendukung Kehidupan Di Pedukuhan Banyunganti dan Gunungkelir, Desa Jatimulyo Melalui Peran Serta Masyarakat, Pemerhati Lingkungan dan Pemerintah’’

Lingkungan Yang Hijau.

Yaitu suatu kondisi dimana suatu lingkungan yang memberikan kenyamanan, kesejukan dan kedamaian. Lingkungan Hijau merupakan salah satu Jantung kehidupan masyarakat oleh sebab itu Lingkungan hijau perlu ditata dan dilestarikan apa bila ingin hidup sehat.

Udara Bersih.

Dengan lingkungan yang hijau, lingkungan yang bersih dan pencemaran lingkungan terjaga, maka akan didapat udara yang bersih. Oleh sebab itu udara harus di jaga  secara dini  jangan sampai terjadi pencemaran yang dapat mengakibatkan penyakit saluran pernapasan. Oleh sebab itu biarkanlah udara tetap bersih dan kalau ingin hidup sehat.

Air Sehat.

Air merupakan sumber dari semua sumber kehidupan, baik itu manusia, hewan dan tanaman, hampir setiap waktu tidak lepas dari air, untuk kebutuhan hidup sehari-sehari. Tanpa air manusia, ternak dan tanaman tidak akan hidup. Oleh sebab itu sumber-sumber air  yang ada perlu dijaga dari pencemaran dan tetap dijaga kelestariannya agar air tetap bersih dan sehat untuk dikonsumsi.

Indah.

Indah merupakan salah satu kata baku yang sering diucapkan tetapi sulit untuk dilaksanakan, Sesuatu akan kelihatan indah apa bila diatur dan ditata sedemikian rupa sehingga kelihatan rapi dan indah, oleh sebab itu, supaya lingkungan tetap kelihatan rapi dan indah maka jagalah kelestarian lingkungan agar tetap kelihatan indah dan alami.  

Dengan kesadaran bahwa visi merupakan keinginan ideal dan pencapaiannya bersifat jangka panjang, maka untuk merealisasikannya diperlukan misi. Adapun misi  Organisasi Ekowisata  Sungai Mudal  sebagai berikut :

a.    Meningkatkan peran serta masyarakat dalam mewujudkan Visi Ekowisata Sungai Mudal.

b.    Meningkatkan dan Mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih, indah dan lestari.

c.     Meningkatkan Pengendalian terhadap Pencemaran dan Perusakan Lingkungan melalui  pembinaan

      dan koordinasi untuk pelestarian Lingkungan Hidup.


Semoga dengan diadakannya Talk Show ini semua tempat wisata di perbukitan menoreh selalu berkomitmen bahwa  perkembangan tempat wisata dikelola dengan mengedepankan  pelestarian lingkungan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANGGARAN RUMAH TANGGA ORGANISASI ESM

PEMBANGUNAN GAPURA PINTU MASUK